Minggu, 29 April 2018

Ancaman Bagi Orang Yang Tidak Mau Belajar/Acuh Tak Acuh Terhadap Al Qur'an


Pertanyaan:
Tolong jelaskan dalil dalil yang menyatakan ancaman Allah Swt. Dan Nabi Muhammad Saw. Bagi orang yang tidak mau mempelajari ata acuh tak acuh terhadap Al Qur’an!!!
Jawaban:
Seorang ulama ahli tafsir yang bernama Imam Abul Hasan Ali bin Ahmad Al-Wahidi (wafat 468 H) dalam kitab tafsirnya Al Wajiz Fi Tafsiril Qur’anil Aziz ketika menafsirkan ayat 124 surat Thaahaa, beliau mengungkapkannya sebagai berikut
“ dan barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku yaitu Al Qur’an, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit yakni neraka Jahannam, namun menurut satu kaul yakni azab kubur dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta maksudnya buta mata kepalanya. (Al Wajiz Fi Tafsiril Qur’anil Aziz/Hamisy AT Tafsirul Munir, Juz 2, halaman 30)
Dan penulis pun menemukan sebuah hadis dari kitab Sunan Tirmidzi karanganImam Al Hafizh Abu Isa Muhammad bin Isa At Tirmidzi (wafat 279 H) yaitu
“ Dari Sahabat Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah Saw. Telah bersabda: sesungguhnya orang yang di dalam dirinya tidak ada sedikit pun hapalan Al Qur’an , maka dia bagaikan sebuah rumah yang roboh. Riwayat Imam Tirmidzi, dan ia mengatakan bahwa hadis ini termasuk hadis hasan shahih. (Sunan Tirmidzi, Juz 4, halaman 250)
Jadi, menurut Rasulullah Saw. Orang yang sama sekali tidak punya hapalan Al Qur’an, laksana sebuah bangunan yang runtuh.
            Bedasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa orang yang tidak mau mempelajari  Al Qur’an akan mendapat azab/siksa Allah baik di dunia sekarang ini maupun di akhirat kelak, sebagai berikut:
1.      Hidupnya tidak berfungsi lagi sebagai layaknya manusia, ia tidak memiliki ketenangan batin, selalu resah dan gelisah bahkan terkadang ada yang sampa berani membunuh dirinya sendiri.
2.      Setelah mati ia akan mendapat azab kubur yang gelap gulita dan mengerikan
3.      Di akhirat kelak ia akan diberi azab dengan dibutakan matanya sehingga ia tidak bias melihat sama sekali
4.      Karena ia tidak menghiraukan Al Qur’an. Maka kitab suci Al Qur’an itu akan murka kepadanya kemudian menuntunnya ked ala api neraka
5.      Akhirnya ia menjadi penghuni neraka Jahannam yang amat dahsyat siksaannya. Na’uudzubillahi min dzalik.

Jumat, 27 April 2018

Fadilah Membaca AL Qur'an


Pertanyaan:
Pada umumnya masyarakat sekarang ini kurang bergairah mempelajari Al-Qur’an. Salah satu alasanya mungkin mereka kurang mengetahui fadilah mempelajarinya. Bagaimanakah dalil dalil yang menjelaskan fadilah mempelajari Al Qur’an ini???
Jawaban:
Banyak di temukan dalil dalil tenang mempelajari Al Qur’an misalnya 2 contoh hadits berikut ini:
1. tersebut dalam kitab Shahih Bukhari yaitu
عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنه- عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ
«خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري

Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” Hadits riwayat Bukhari.
Dari hadis shahih tersebut di atas, kita dapat memahami bahwa orang yang mempelajari Al Qur’an itu termasuk manusia terbaik menurut penilaian Rasulullah SAW.
2. Ada pada kitab Al Itqan Fi Ulumil Qur’an karangan Jalaluddin As Suyuthi yang artinya
          Wahai Abu Dzar, Sesungguhnya kepergianmu pada pagi hari untuk mempelajari satu ayat dari kitab Allah itu lebih baik bagimu dari pada kamu Shalat seratus rakaat. Dan sesungguhnya kepergianmu pada pagi hari untuk mempelajari satu bab dari ilmu, baik diamalkan atau tidak, itu lebih baik bagimu daripada shalat seribu rakaat.”
Berdasarkan hadits tersebut kita dapat memahami bahwa mempelajari Al Qur’an walaupun hanya sekedar saru ayat , itu lebih baik daripada mengerjakan salat Sunnah 100 rakaat.